
Angkasa..
Ruang bebas yang maha luas..
Bertabur cahaya bintang..
Tempat para nabi dan rosul bersemayam..
Tempat para malaikat menebar rahmat..
Bahagia..
Dambaan setiap insan..
Dimana hanya rasa syukur kepda Allah..
Senantiasa menikmati apa yang kita miliki..
Hati..
Lub yang sempit..
Tempat cinta dan kebencian..
Berbaur menjadi satu..
Engkau hanyalah seonggok daging yang berukuran kecil..
Tapi sungguh sulit untuk dikendalikan..
Perkara sukar untuk mengangkat kebencian dari tubuhmu..
Tidak mudah menganyingkirkan rasa egois..
Rasa Ingin menguasai..
Rasa takut dan gusar akan hari depan..
Rasa takut kehilangan dan lain sebagainya..
Hati..
Aku ingin menjadi penguasa akan dirimu..
Aku ingin menjadi raja yang bisa memerintahmu untuk berbuat sesuai keinginan ku..
Aku ingin menanami dindingmu dengan rasa cinta..
Aku ingin menyiramimu dengan rasa syukur..
Aku ingin menaburi mu dengan Nur Illahiah..
Yang akan membuatmu menjadi lembut dan dapat menerima kebenaran sejati..
Bukan pembenaran yang selama ini kau cari untuk menutupi kesalahanmu..
Hati..
Dapatkah engkau seluas angkasa?
Dapatkah engkau bertabur cahaya?
Dapatkah engkau menjadi tempat dimana ajaran para nabi menetap?
Dapatkah engkau menjadi media penebar rahmat untuk para malaikat?
Hati..
Sadarlah..
Hari ini, adalah hari terbaikmu..
Jangan bersedih..
Bersyukurlah..
Karena dengan bersyukur engkau dapat memiliki sifat angkasa..
Karena disanalah engkau akan meraih bahagia..
2 komentar:
puisinya bagus
thx ya..
Posting Komentar