Selasa, 10 Januari 2012

Fenomena Ikan Salmon dan Ikan Teri Asin

Menggelitik dan lucu, istilah-istilah yang di populerkan oleh politisi di Negeri ini. "Ikan Salmon" yang merupakan singkatan dari "Politisi Dadakan Asal Ngomong" dan "Ikan Teri Asin" yang merupakan singkatan dari  "Politisi Asal Teriak Sana Sini". Fenomena saling serang dengan menggunakan istilah tersebut baru-baru ini sedang hangat diulas oleh media massa. Bagi saya ini merupakan fenomena positif dimana masing-masing pihak saling serang dengan kelakar. Pesta ikan hampir dipastikan tidak akan berujung pada "sakit hati". karena banyolan biasanya akan dibalas dengan banyolan. Ini lebih baik ketimbang saling serang dengan menggunakan cara-cara kasar dan bahasa yang tidak sopan. Namun politik "saling sindir" ini juga harus di maknai secara mendalam oleh kedua belah pihak yang saling serang. Pada dasarnya sindiran merupakan ungkapan bahasa yang digunakan secara halus untuk menyentil kesalahan atau kelemahan seseorang. Karena bahasanya yang halus, maka pihak yang di sindir akan merasa "tersentil"  bukan "terhina" dan kemudian menerimanya sebagai kritikan yang membangun. Alangkah bahagianya jika semua politisi di Negeri ini bersikap dan berfikir demikian.

Tidak ada komentar: